Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2016

Puisi "Cinta ala Komputer" - Seni Sastra

" CINTA ala KOMPUTER "



Entah darimana harus ku mulai, yang jelas kau harus tau 
inilah source code sesungguhnya dari program hatiku saat ini
Sebuah program yang telah terinfeksi virus baru dari sebuah software
Serat-serat optik jiwaku telah membaca satu alur alogaritma indah dalam hidup
Sebuah pancaran gelombang I/O dari dirimu telah menghack setiap track disk kepalaku

Menginfeksi setiap folder dan file yang ada di otakku
mengubah dan mengunci setting bios diriku
dan menampilkan satu screen saver terindah dalam hidup ku
dan kau harus tau, screen saver itu ternyata adalah dirimu
kabel-kabel data sukmaku terus mengalirkan gelombang itu,
gelombang yang setiap hari kian menguat
yang aku sendiri tak tau gelombang apa itu
yang aku tau, gelombang itu memang terpancar dari dirimu
dan kini telah terbentuk satu alur data yang jelas berbeda

Aku masih bingung apa artinya ini semua,
entah hacker seperti apa dirimu yang telah berhasil menembus
sistem pertahanan operating system diriku dengan sedemikian mudahnya..
atau hanya aku saja yang terlalu bodoh?

Entah kau sadar atau tidak,
kau yang telah menciptakan software baru itu!
Aku tahu itu!
Dan aku pun tahu, aku takkan pernah dapat membuktikan semua itu,
tapi aku dapat membuktikan jika aku memang telah benar-benar terinfeksi oleh software itu!
Terus terang aku tersiksa!

Setiap hyperlink yang aku klik, semuanya tertuju padamu,
setiap tombol yang aku tekan, selalu memunculkan namamu,
setiap executable yang aku eksekusi,
hanya membuat setiap syde memory ku terpenuhi oleh byte-byte gelombang!

Tak mampu aku menembus password yang kau buat
Ah, mungkin ini hanya akan menjadi satu bahan tertawaan bersama kawan-kawanmu,
lalu tak lama memenuhi recycle bin mu

Namun aku harap kau mau mengerti ini semua, dan bersedia memberikan password itu untukku


Minggu, 22 Mei 2016

puisi "Untukmu Akhi" - Seni Sastra

" UNTUKMU AKHI "



Pria terindah di mata wanita bukanlah yang paling tampan raut wajahnya,
 melainkan yang paling menawan keimanan dan budi pekertinya

Pria terjantan di hadapan wanita bukanlah yang paling berani mengungkapkan kata cinta,
melainkan yang paling berani menemui wali sang hawa untuk meminangnya

Pria teromantis di hati wanita bukanlah yang paling mesra mengungkapkan kata cinta,
melainkan yang berani mempertanggung jawabkan kata cinta di hadapan ALLAH dengan berazam untuk menghalalkannnya

Pria tergagah di hadapan wanita bukanlah yang paling kekar tubuhnya,
melainkan yang mampu bertanggung jawab menopang keluarga kelak

Pria terkaya di angan wanita bukan hanya terbanyak hartanya,
melainkan yang kaya hatinya sehingga pandai bersyukur atas segala karunia-Nya

Pria terpandai di benak wanita bukanlah yang paling banyak ilmunya,
melainkan yang paling peduli untuk membimbing kepada jalan yang di ridhoi-Nya

Pria paling dermawan di hadapan wanita bukanlah yang paling banyak sedekahnya,
melainkan yang paling perhatian memenuhi kewajiban keluarga

Akhi...
Sejatinya nilai diri kaum pria bukan hanya karena 
tampan, jantan, romantis, gagah, kaya, pandai dan dermawan
namun sejauh mana ia mampu mengasah keimanan dan perilakunya agar lebih menawan

Kaum pria begitu berharga jika ia mampu mempertanggung jawabkan segala ucapan
dan perbuatan di mata ALLAH Yang Maha Menyiksanya.

Insyaallah


puisi "Kisah Cinta Anak Politik" - Seni Sastra

" KISAH CINTA ANAK POLITIK "


Pertama kali ku mengenalmu 
Saat itu pula timbul hasrat untuk menguasai hatimu
Ku lakukan semua hal untuk mendapatkan simpatimu
Ku lontarkan buaian janji manis demi merengkuh hatimu
Tak peduli meski engkau anggap langkahku sekedar pencitraan

Waktu demi waktu ku habiskan untuik berkampanye di hadapanmu
Bahkan, waktu tanggung jawabku aku korupsi demi kamu
Opini publik mulai terdengar di telingamu
Menyadarkanmu bahwa jiwa ini ingin terintegrasi dengan jiwamu

Menyadari sinyal cintamu menuju ke hatiku
Tak ubah seperti aku sedang menguasai dunia ini
Aku pun bergegas menyampaikan aspirasiku selama ini
Dan berharap suara mayoritas cintamu untuk menerimaku

Detik demi detik, menit demi menit
Ingin hati mendengar kebijakanmu
Akhirnya....
Hasil rekaptulasi kadar cinta itupun terlontar dari mulutmu
Tak kusangka, kebijakanmu membuat hati ini ingin terbang ke negeri malaikat
Sekedar menyampaikan cintaku telah diterima pujaan hatiku

Kita berdua berjanji akan menjalin hubungan yang liberal 
Tanpa adanya sikap otoriter diantara kita
Aku percaya sama kamu begitu pun kamu percaya sama aku
karena cinta kasih yang kita jalin berasal dari kita, oleh kita, dan untuk kita
Semoga masa periode cinta akan abadi untuk selamanya

puisi "Cinta dalam Ilmu Filsafat" - Seni Sastra

" CINTA dalam ILMU FILSAFAT "



Tahukah kau saat ini aku berfilsafat pada cinta kita
aku merenung secara metodik, sistematik, menyeluruh dan universal
unuk mencari hakikat sebenarnya cinta kita, 
seperti arti kata filsafat yaitu cinta pada kebijaksanaan atau kebenaran yang hakiki,
aku pun begitu mencoba untuk mengetahui kebenaran hakiki dalam cinta kita

Saat kita melihatnya dalam metafisika
aku mulai  mengerti bahwa cinta ini memang tulus 
dan tanpa ada yang memaksa kita untuk saling mencintai

Dasar ontologi cinta kita adalah kita sendiri
yang memiliki hakikat untuk saling membutuhkan dan ingin saling melengkapi

Tapi yang tak aku mengerti adalah aspek epistemologi hubungan ini,
aku tak mengerti syarat-syrata dan proses terjadinya cinta kita
karena semua itu mengalir dengan apa adanya dan yang paling aku pahami dari sini
setelahnya adalah aku tak ingin kau tinggalkan sendiri dan berharap
kau selalu mengingatku walau kita di tempat yang sama

Aksiologi mempunyai arti nilai, manfaat, pikiran dan ilmu,
kita tahu aksiologi dalam filsafat cinta kita bukan hanya bersifat material saja
tetapi juga bersifat non material

Dengan begitu nilai non material dalam aksiologi cinta kita
hanya dapat diukur dan dimengerti menggunakan hati nurani kita masing-masing
yang akan dibantu oleh indra kita sebagai pelengkapnya
yaitu cipta, rasa, karya serta keyakinan kita